Skip navigation

Sertifikat ISO 9001:2008 yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi menjadikan rekomendasi bahwa organisasi/perusahaan sudah mempunyai sebuah sistem manajemen mutu yang berstandard internasional. Pencapaian tersebut tentunya belum menjamin bahwa output maupun outcome dari produk yang dihasilkan telah mencapai derajat kepuasan pelanggan yang telah dipersyaratkan. Pertanyaannya adalah apakah dengan diperolehnya sertifikat tersebut organisasi/perusahaan sudah menghasilkan sebuah produk bermutu?

Saya menganalogikan sebuah sepeda (maklum cyclist he he he…) seluruh komponen-komponen sepeda adalah sebuah standar persyaratan. Ketika komponen-komponen tersebut sudah dirakit tentunya akan disebut sebagai sepeda, dan layak untuk direkomendasikan sebagai alat transportasi yang di sebut sepeda. Sebutan sepeda inilah yang disebut dengan sertifikasi. Pertanyaannya lagi? Apakah sepeda tersebut sudah bisa dipakai untuk city bike, sepeda balap,folding bike, MTB, atau bahkan downhill bike? jawabannya tentu tergantung dari teknis menggunakan spesifikasi komponen dan juga si pengendara sepeda tersebut

Sebagai sebuah standard intenasional yang sudah banyak diaplikasikan di seluruh dunia tentunya tidak perlu dipertanyakan tentang efektif dan efisiensinya standar tersebut, apalagi dengan pendekatan proses standard tersebut selalu dilakukan revisi yang berkesinambungan mulai tahun 1994, 2000, dan terakhir tahun 2008. Beberapa mitra saya selalu bertanya, kok sistem manajemennya mulai dari diperoleh sertifikat hingga sudah dilakukan surveillance audit tidak mengalami perubahan yang lebih baik bahkan lebih ironisnya menjadi menambah beban pekerjaan?

 Layaknya ada sebuah keluarga yang terdiri dari 3 bersaudara, seringkali kita bertemen/dekat hanya dengan salah satu dari 3 saudara tersebut, kita lupa bahwa 3 bersaudara tersebut adalah sebuah kesatuan. Salah satu dari saudara dalam membangun sistem manajemen mutu adalah ISO 9004:2000. Kalau mencermati klausul demi klausul dalam standar tersebut kita akan mendapatkan pedoman bagaimana organisasi/perusahaan meningkatkan sistem manajemen mutunya. Secara garis besar terreflesikan dalam skema sbb:

Supplier ==> organization ==>customer (interested parties)

Tulisan saya ini sekedar mengingatkan tentang pentingnya penggunaan sebuah standard yang terintegrasi dalam setiap seri standard yang diterbitkan ISO, sehingga hasil penerapannya dapat mencapai tujuan yang kita inginkan. ISO 9001:2008 hanyalah sebagai salah satu alat peningkatan mutu. Keluaran dari sistem manajemen mutu tersebut tentunya tergantung dari bagaimana organisasi menjalankan 8 prinsip manajemen mutu secara konsisten. 8 prinsip tersebut adalah:

  1. Fokus pada Pelanggan
  2. Kepemimpinan 
  3. Keterlibatan Personel
  4. Pendekatan Proses
  5. Pendekatan sistem untuk Pengelolaan
  6. Peningkatan Berkesinambungan
  7. Pembuatan Keputusan Berdasarkan Fakta
  8. Hubungan saling menguntungkan dengan pemasok

Kita di Indonesia sudah seharusnya mengerti dan mengenal gempa yang dalam tahun-tahun belakangan ini frekuensi kejadiannya cukup tinggi. Artikel ini sengaja saya perbanyak walaupun mungkin sudah di temukan dalam pencarian-pencarian sebelumnya. Namun dengan semakin banyak kita upload tentunya semakin banyak tersosialisasi dan harapan kita menjadikan pengetahuan yang bermanfaat ketika kita dihadapkan pada kejadian yang memang belum ada ilmu pengetahuan yang dapat mendeteksi waktu kapan terjadinya gempai…. Semoga bermanfaat..

Informasi dalam artikel ini mungkin dapat menyelamatkan nyawa anda dari gempa bumi.
Doug Copp, Kepala Penyelamat dan Manajer Bencana dari American Rescue Team International (ARTI), tim penyelamat paling berpengalaman di dunia. Ia telah merangkak di bawah 875 reruntuhan bangunan,bekerja sama dengan tim penyelamat dari 60 negara, dan mendirikan tim penyelamat di beberapa negara, serta salah satu dari ahli PBB untuk menginvestigasi bencana selama 2 tahun.
Ia telah bekerja di seluruh bencana besar di dunia, sejak tahun 1985. Pada tahun 1996, Doug bersama timnya membuat film yang membuktikan keakuratan metode bertahan hidup yang ia buat. Mereka meruntuhkan sebuah sekolah dan rumah dengan 20 boneka di
dalamnya. 10 boneka menunduk dan berlindung dan 10 lainnya menggunakan metode bertahan hidup segitiga kehidupan.

Sebelum menjalankan tips ini tentunya yang pertama adalah sebutkan  atas nama Tuhan YME karena dari kekuasaanNya segalanya bersumber: Berikut 10 Tips yang bisa kita lakukan:
1. Hampir semuak orang yang hanya menunduk dan berlindung pada saat bangunan runtuh, meninggal karena tertimpa runtuhan. Orang-orang yang berlindung di bawah suatu benda akan remuk badannya.
2. Kucing, anjing dan bayi biasanya mengambil posisi meringkuk secara alami.  Itu juga yang harus kita lakukan pada saat gempa. Ini adalah insting alami untuk menyelamatkan diri. Kita dapat bertahan hidup dalam ruangan yang sempit. Ambil posisi di samping suatu benda, di samping sofa, di samping benda besar yang  akan remuk sedikit, tapi menyisakan ruangan kosong di sebelahnya.
3. Bangunan dari kayu adalah tipe konstruksi yang paling aman selama gempa bumi.
Kayu bersifat lentur dan bergerak seiring ayunan gempa. Jika bangunan kayu ternyata
tetap runtuh, banyak ruangan kosong yang aman akan terbentuk. Disamping itu,
bangunan kayu memiliki sedikit konsentrasi dari bagian yang berat. Bangunan dari batu bata akan hancur berkeping-keping. Kepingan batu bata akan mengakibatkan luka badan tapi hanya sedikit yang meremukkan badan dibandingkan beton bertulang.
4.Jika kita berada di tempat tidur pada saat gempa terjadi, bergulinglah ke samping tempat tidur.Ruangan kosong yang aman akan berada di samping tempat tidur. Hotel akan memiliki tingkat keselamatan yang tinggi dengan hanya menempelkan peringatan di belakang pintu agar tamu-tamu berbaring di lantai di sebelah tempat tidur jika terjadi gempa.
5. Jika terjadi gempa dan kita tidak dapat keluar melalui jendela atau pintu, maka berbaring lah meringkuk di sebelah sofa atau kursi besar.

6. Hampir semua orang yang berada di belakang pintu pada saat bangunan runtuh
akan meninggal. Mengapa? Jika kita berdiri di belakang pintu dan pintu tersebut
rubuh ke depan atau ke belakang kita akan tertimpa langit-langit di atasnya.
Jika pintu tersebut rubuh ke samping, kita akan tertimpa dan terbelah dua olehnya.
Dalam kedua kasus tersebut, kemungkinan untuk selamat sangat mustahil!

7. Jangan pernah lari melalui tangga. Tangga memiliki “momen frekuensi” yang berbeda
(tangga akan berayun terpisah dari bangunan utama). Tangga dan bagian lain dari
bangunan akan terus-menerus berbenturan satu sama lain sampai terjadi kerusakan struktur dari tangga tersebut. Orang-orang yang lari ke tangga sebelum tangga itu rubuh akan terpotong-potong olehnya. Bahkan, jika bangunan tidak runtuh, jauhilah tangga.
Tangga akan menjadi bagian bangunan yang paling mungkin untuk rusak. Bahkan jika gempa tidak meruntuhkan tangga, tangga tersebut akan runtuh juga pada saat orang-orang berlarian menyelamatkan diri.  Tangga tetap harus diperiksa walaupun bagian lain dari bangunan tidak rusak.
8. Berdirilah di dekat dinding paling luar dari bangunan atau di sebelah luarnya jika memungkinkan. Akan lebih aman untuk berada di sebelah luar bangunan daripada di dalamnya. Semakin jauh kita dari bagian luar bangunan, maka akan semakin besar kemungkinan jalur menyelamatkan diri tertutup.
9.Orang-orang yang berada di dalam kendaraan akan tertimpa jika jalanan di atasnya runtuh dan meremukkan kendaraan; ini yang ternyata terjadi pada lantai-lantai jalan tol Nimitz. Korban dari gempa bumi San Fransisco semuanya bertahan di dalam kendaraan mereka dan meninggal. Mereka mungkin dapat selamat seandainya keluar dari kendaraan dan berbaring di sebelah kendaraan mereka. Semua kendaraan yang hancur, memiliki ruangan kosong yang aman setinggi 1 meter di sampingnya, kecuali kendaraan yang tertimpa langsung oleh kolom jalan tol.

10. Saya menemukan, pada saat merangkak di bawah kantor perusahaan koran dan
kantor lain yang menyimpan banyak kertas bahwa kertas tidak memadat. Ruangan kosong yang besar ditemukan di sekitar tumpukan kertas-kertas.
(Artikel Doug Copp mengenai Segitiga Kehidupan, Diedit untuk briefing Komite Keselamatan MAA)

change manajemenBeberapa sarana kesahatan di Indonesia  telah banyak yang mendapatkan pengakuan/rekomendasi baik dari pemerintah maupun dari pihak ketiga yang independen tentang mutu pelayanan yang diberikan. Tentunya pengakuan itu menjadi kebanggan organisasi/instutusi. Disamping sebagai kebanggan tentunya pengakuan itu dapat menjadi media publikasi bagi organisasi tersebut terhadap mutu  pelayanannya kepada pelanggan. Sehingga organisasi membutuhkan Lisensi, akreditasi dan sertifikasi sebagai bukti pengakuan mutu pelayanannya. Sebenarnya apa perbedaan antara lisensi, akrediatasi dan sertifikasi? berikut tergambar berbedaan tiap-tiap pengakuan tersebut dalam matrik di bawah ini.

Lisensi Sertifikasi Akreditasi
Standard Minimal Maksimal Maksimal
Tujuan Melindungi keselamatan dan meminimalkan risiko Melakukan pengembangan profesional yang up to date Memacu upaya perbaikan secara kontinyu
Sasaran Individu dan lembaga pelayanan Individu, pelayanan, dan lembaga pelayanan Lembaga pelayanan, dan pelayanan tertentu
Sifat wajib sukarela Tergantung sistem
Persyaratan Bagian dari regulasi untuk menjamin standar/kompetensi minimum, kunjungan ke lembagaan Evaluasi persyaratan yang ditetapkan, pendidikan/pelatihan tambahan, dan kompetensi di bidang tertentu (untuk individu) atau menunjukkan bahwa lembaga mempunyai pelayanan, teknologi atau kapasitas khusus Kepatuhan terhadap standard, on-site evaluation, kepatuhan tersebut tidak diharuskan oleh hukum dan/atau regulasi tertentu
Pelaksana Pemerintah dan/atau lembaga yang ditunjuk Konsil/Organisasi profesi Tergantung sistem: pemerintah atau LSM

Buat rekan-rekan yang memerlukan standard pesyaratan ISO 9001:2008. File ini kami download dari British Standard, semoga bermanfaat. silahkan download link dibawah ini

Standard ISO 9001_2008

Pendahuluan

Sebagai perwujudan  konsistensi untuk lebih efektif dan efisien dalam penerapannya di berbagai level organisasi, ISO telah me-release edisi terbaru dari standar ISO 9001 yaitu ISO 9001:2008, Quality Management System-Requirements pada tanggal 14 Nopember 2008.  Kalau di cermati lebih mendalam tidak ada persyaratan baru dalam persyaratan ISO 9001:2008.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan

  • Untuk membuktikan pemenuhan persyaratan ISO 9001:2008, organisasi harus mampu menyediakan bukti objektif (tidak perlu terdokumentasi) bahwa SMM telah diterapkan secara efektif.
  • Analisis dari proses sebaiknya merupakan sumber untuk menetapkan jumlah dokumen yang diperlukan bagi SMM, guna memenuhi persyaratan ISO 9001:2008.
  • Bukan dokumentasi yang menentukan proses.
  • ISO 9001:2008, memberikan fleksibilitas bagi organisasi untuk memilih pendokumentasian SMM, memungkinkan setiap organisasi mengembangkan jumlah minimum dari dokumentasi yang diperlukan untuk mendemonstrasikan perencanaan yang efektif, operasi dan kontrol prosesnya serta penerapannya dan peningkatan dari efektifitas SMM.
  • Penekanan bahwa ISO 9001 mensyaratkan “Documented quality management system”, and not a “system of documents”.

Masa transisi

  • Dalam masa transisi, dari ISO 9001:2000 ke ISO 9001:2008, International Organization for Standardization dengan IAF (International Accreditation Forum) menyetujui sebuah implementation plan :
  • ISO-9001:2008 telah dipublikasikan pada 14 Nopember 2008
  • Satu tahun setelah publikasi ISO 9001:2008, semua sertifikat akreditasi yang diterbitkan (baru maupun resertifikasi) harus mengacu ke ISO 9001:2008
  • 24 bulan setelah publikasi ISO 9001:2008,

Implikasi

  • Organisasi yang telah memiliki sertifikat ISO 9001:2000 sebaiknya menghubungi Lembaga Sertifikasi untuk menyetujui program untuk menganalisa klarifikasi ISO 9001:2008 dengan SMM yang diterapkannya.
  • Organisasi yang telah memiliki sertifikat ISO 9001:2000, sebaiknya berpikiran bahwa sertifikat ISO 9001:2000 mempunyai status yang sama dengan sertifikat ISO 9001:2008 pada masa transisi.
  • Organisasi yang sedang dalam proses sertifikasi ISO 9001:2000 sebaiknya berubah menggunakan ISO 9001:2008 untuk sertifikasinya.
  • Lembaga Sertifikasi yang telah diakreditasi harus menjamin bahwa auditornya mengetahui akan klarifikasi ISO 9001:2008, dan implikasinya, dalam melaksanakan audit sesuai ISO 9001:2008 tersebut.
  • Konsultan dan Lembaga pelatihan disarankan untuk mengetahui akan klarifikasi ISO 9001:2008 serta menentukan kebutuhan untuk memperbaharui program pelatihan/dokumentasi dan perubahan lainnya yang diperlukan untuk pelaksanaan pelatihan / konsultasi ISO 9001:2008

Buat temen-temen cylist yang pengen fun, sehat, dan nyaman bersepeda. Ada beberapa pengalaman dari beberapa cyclist yang mulai kecanduan bersepeda  (seperti aku he he..)sehingga keinginan untuk upgrade sepedanya supaya lebih ergonomis menjadi impian. Tentunya faktor ergonomis harus disesuaikan juga dengan ergonomi keuangan ( ha ha  ha…) jangan sampai untuk mencapai kenyamanan bersepeda mengabaikan keyamanan cash flow kita.  Untuk merakit sebuah sepeda dibutuhkan  ± 26 komponen. Kenapa saya opsikan untuk merakit sendiri? karena bersepeda ternyata cukup unik, tiap tiap orang akan mempunyai tingkat kenyamanan yang berbeda, kalau kita beli paket nanti musti upgrade juga daaah. Terus bagi cyclist-cyclist yang lum bisa merakit sendiri, biasanya toko-toko sepeda dapat membantu untuk konsultasi dan pemilihan komponen. Kalau udah dirakit semua waaaah puas dah kita punya sepeda yang sesuai dengan selera kita.

komponen sepeda

SPESIFIKASI KOMPONEN MERK/TYPE HARGA
1 FRAME RANGKA
2 FORK POROK
3 HEAD SET KOM POROK
4 STEM DUDUKAN STANG
5 HANDLEBAR STANG
6 SPACER GANJAL STANG
7 HAND GRIP KARET STANG
8 SEAT CLAMP PENJEPIT TIANG SADEL
9 SEAT POST TIANG SADEL
10 SADDLE SADEL
11 CHAIN WHEEL GIR DEPAN
12 B.B. SET AS GIR DEPAN
13 F. DERAILEUR PEMINDAH GIR DEPAN
14 R. DERAILEUR PEMINDAH GIR BELAKANG
15 HUB AS RODA DEPAN
16 FREE HUB AS RODA BELAKANG
17 C. SPROCKET GIR BELAKANG
18 CHAIN RANTAI
19 SHIFTERS PEMINDAH GIGI STANG
20 BRAKE REM
F.DISC BRAKE REM CAKRAM DEPAN
R. DISC BRAKE REM CAKRAM BELAKANG
F.V. BRAKE REM DEPAN V
R.V. BRAKE REM BLK V
HANDLE TARIKAN REM
CABLE KABEL REM
21 OUTER CASSING KABEL LUAR
22 RIMS PELEK
23 SPOKE RUJI
24 TIRES OUTER BAN LUAR
25 TIRES INNER BAN DALAM
26 PEDALS PEDAL

Nah dari spesifikasi tersebut nantinya kita bisa mengasumsikan berapa biaya yang dikeluarkan untuk merakit sebuah sepeda yang bisa fun sepedanya, fun duitnya……..

semoga bermanfaat Lets bike to work….

Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9000 antara membangun sistem dengan kualitas hasil pelayanan/produk.

 

Telah banyak organisasi/institusi/perusahaan baik milik swasta dan pemerintah di Indonesia memilih sistem manajemen mutu ISO 9000 sebagai alat untuk meningkatkan mutu produk/jasa yang diberikan. Dengan berbagai alasan menjadikan standard ini menjadi pilihan. Tentunya tidak semua organisasi/institusi/perusahaan mempunyai  alasan serta tujuan sama, walaupun dalam standar tersebut sudah secara jelas disebutkan sebagai upaya untuk membangun sistem manajemen mutu yang secara terus menerus dan berkesinambungan.

 

Ketika sertifikat telah diperoleh menjadi nilai kebanggan tersendiri bagi organisasi dengan predikat berstandar internasional untuk sistem manajemen mutunya. Bagaimana dengan produk/pelayanan yang di hasilkan?

Beberapa pertanyaan yang terlontar dari konsumen kita atau bahkan karyawan-karyawannya sendiri tentang disandangnya sertifikat ISO 9000 yang seolah-olah sebagai jaminan kualitas produk/pelayanan dihasilkan. Dengan mengacu pada standard ISO 9001:2000 tentunya standar ini bukanlah sebuah alat justifikasi tentang mutu produk/pelayanan yang dihasilkan. Bagaimana menilai kinerja organisasi/institusi/perusahaan tentang sistem manajemen mutunya?

 

Ada beberapa bukti yang bisa dijadikan indikator untuk menilai organisasi yang sudah menyandang sertifikat ISO 9000 apakah sudah meningkat atau jalan di tempat. Indikator-indikator tersebut dapat dilihat adanya improvement pada:

 

         Kebijakan Mutu organisasi yang selalu ditinjau dan diperbaiki

         Persyaratan pelanggannya direview terus menerus

         Sasaran mutu selalu di tingkatkan

         Hasil-hasil tinjauan manajemen

         Peningkatan kompetensi, kepedulian dan pelatihan bagi karyawan

         Proses dan kualitas dari audit internal

         Kepuasan pelanggan, pemantauan dan pengukuran proses, dan produk

Peningkatan secara terus menerus dari indikator-indikator tersebut sebenarnya menjadi bukti kalau organisasi telah mempunyai sistem manajemen mutu baik, Bukannya kalau sudah bersertifikasi ISO 9000 dipastikan organisasi tersebut sudah dapat menghasilkan produk/pelayanan yang berkualitas  

 

 

 SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2000 BAGI DINAS KESEHATAN

BAGAIMANA PERANNYA BAGI INSTITUSI?

 

  

A. PENDAHULUAN

Tuntutan akan kapabilitas, kinerja, kualitas pelayanan di institusi pemerintah semakin kuat, baik dari pemerintah daerah maupun stakeholders yang didalamnya termasuk masyarakat. Keberhasilan untuk meningkatkan kapabilitas dan kinerja dari dinas kesehatan sangat dipengaruhi kemampuan dan kejelasan peran dalam mengelola dan meningkatkan seluruh sumber daya yang dimiliki oleh dinas kesehatan .  Dengan keluarnya PP 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah, pemerintahan daerah provinsi, dan pemerintahan daerah kabupaten/kota dan PP No 41 tahun 2007 tentang  organisasi perangkat daerah semakin memperjelas peran bagi daerah untuk mengembangkan dan menyusun perencanaan pembangunan sesuai dengan karakteristik dan peran daerah masing-masing. Kejelasan peran dinas kesehatan sebagai regulator, tentu terkait dengan sarana-sarana kesehatan  yang berperan sebagai operator pelayanan kesehatan di wilayahnya.

Dengan berbagai alasan semakin banyak sarana-sarana kesehatan menerapkan bahkan  sudah bersertifikat sistem manajemen mutu ISO 9001:2000.  Dinas Kesehatan sebagai lembaga regulator tentunya dipacu untuk memahami dan mengerti atau bahkan menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2000, sehingga mempunyai persepsi dan sistem yang sama dalam membangun  mutu pelayanannya.

 

B. TUJUAN BIMBINGAN TEKNIS

Bimbingan teknis ini bertujuan untuk :

1.     Memfasilitasi peserta memahami sistem manajemen mutu ISO 9001:2000

2.     Membantu peserta untuk mampu menganalisis gap sistem yang ada dengan standar sistem manajemen mutu ISO 9001:2000

3.     Membantu peserta untuk mampu mengintegrasikan sistem yang ada dengan standar-standar sistem manajemen mutu ISO 9001:2000

4.     Membantu peserta menyiapkan dokumen-dokumen mutu yang dipersyaratkan oleh standar sistem manajemen mutu ISO 9001:2000

 

C. PESERTA YANG DIHARAPKAN

Pelatihan ini diperuntukkan bagi Kepala Dinas, Kepala Bidang, Kepala Bagian, Kepala Seksi  di Dinas Kesehatan Propinsi/Kabupaten/Kota. 

 

D. METODE PENYAMPAIAN

Kombinasi Teori, Diskusi dan Praktek Ketrampilan

 

 

 

 

 

 

Jamu Anti Kanker PDF Print E-mail
Berikut adalah resep jamu Jawa anti kanker dari dr. Lulut, peneliti pada Laboratorium Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Pengobatan Obat Tradisional (LP4OT), Departemen Kesehatan RI, Jl. Indrapura 17 Surabaya telp.                  03…         

benalu teh
Benalu teh

Resep 1:
15 gram benalu teh
5 gram tapak dara

Resep 2:
15 gram benalu teh
600 mg daun sambung nyawa

Resep 3:
15 gram benalu teh
2 gram daun dewa

Resep 4:
15 gram benalu teh
2 gram kunir putih
5 gram temulawak

Pilih salah satu saja dari keempat resep di atas. Semua bahan ditimbang dalam keadaan kering, direbus dengan 2-3 gelas air bersih dengan api kecil hingga air tinggal separuhnya. Saring, endapkan. Diminum airnya saja, sehari 2 x 1/2 gelas, sesudah makan.

sumber: www.rumahkanker.com

Bagi sdr/sdri yang membutuhkan benalu teh yang telah di keringkan dapat menghubungi:

Heri Prasetya

HP: 081328800504

e-mail: heriaden@yahoo.com

Proses pengolahan yang kami lakukan dengan cara mengeringkan cukup diangin-anginkan  sampai benar-benar kering, dan tidak dijemur di bawah sinar matahari langsung.

Bagaimana Bawang Putih Melawan Kanker? PDF Print E-mail
Dalam masyarakat modern bawang putih (Allium sativum) dipercaya dapat mencegah serangan jantung, penggumpalan darah, menurunkan kadar kolesterol, tekanan darah, kadar gula darah, mengurangi tukak lambung, penawar racun, pembunuh bakteri/jamur/parasit, pengikat radikal bebas, dan banyak lagi yang lain. Benarkah bumbu masakan sehari-hari ini dapat menyembuhkan kanker juga?

Berbagai studi memang menunjukkan kemampuan bawang putih dalam mencegah dan mengobati kanker, terutama yang disebabkan oleh bahan-bahan kimia berbahaya, seperti kanker prostat, perut, kolorektal (usus dan dubur), payudara, liver, kulit, dan paru-paru.

 

Bawang Putih

Bawang Putih Melawan Kanker

Zat-zat aktif dalam bawang putih antara lain vitamin A, B, C, kalsium, potasium, besi, karoten, dan selenium. Yang paling dominan dalam memerangi kanker adalah komponen allyl sulfur seperti diallyl sulfide, diallyl disulfide, diallyl trisulfide, S-allyl cysteine, S-allylmercaptocysteine, allicin, dan ajoene. Zat-zat tersebut mencegah pembentukan dan pengaktifan nitrosamin di dalam tubuh, juga memblokir aflatoxin, azoxymethane, benzo(a)pyrene, dan lain-lain, yang kesemuanya merupakan zat karsinogen (pemicu kanker). 

Pada tahap berikutnya komponen-komponen tersebut dapat mencegah mutasi gen, menghambat proliferasi (pertumbuhan/pembelahan) sel-sel kanker, memperbaiki struktur DNA yang rusak, bahkan merangsang sel kanker untuk bunuh diri (apoptosis).

Di sisi lain bawang putih juga berperan sebagai antioksidan, mengeluarkan racun dari dalam tubuh, dan membunuh kuman Helicobacter pylori yang dapat memicu berbagai macam kanker perut.

Cara Mengkonsumsi

Sudah tentu kerja zat-zat aktif bawang putih itu tergantung pada banyak hal, misalnya tanah di mana bawang putih itu tumbuh (berpengaruh pada kadar zat-zat aktif bawang putih), komposisi zat makanan lain yang dikonsumsi bersamaan dengannya, juga cara mempersiapkan dan mengkonsumsi bawang putih itu sendiri. Kombinasi dengan selenium, asam lemak tertentu (misal asam linoleat), dan vitamin A, dapat meningkatkan kemampuan bawang putih untuk menghambat proliferasi dan meningkatkan apoptosis.

Tetapi perlu disadari bahwa proses pengolahan bawang putih dapat mematikan daya kerja zat-zat antikanker itu. Satu menit saja diproses dalam microwave, hilanglah khasiat bawang putih sebagai antikanker. Begitu juga kalau dipanaskan dalam proses pemasakan lain. Jadi bagaimana? Haruskah bawang putih itu ditelan mentah-mentah?

Ternyata sederhana saja. Hancurkan bawang putih (digeprak, diiris tipis, atau diuleg) kemudian biarkan selama 15 menit sebelum dimasak (digunakan sebagai bumbu masak). Dalam waktu 15 menit itu terjadi reaksi kimia yang mengaktifkan zat-zat antikanker golongan allyl sulfur di atas, yang tidak rusak walau dimasak. Tetapi kalau setelah dihancurkan langsung dimasak, reaksi kimia itu tidak terjadi, otomatis khasiat antikankernya hilang.

Kalau mau, bawang putih juga boleh dikonsumsi mentah. Tapi tetap saja harus dihancurkan dulu dan dibiarkan selama 15 menit. Lalu bagaimana kalau bawang akan disajikan utuh, misalnya dalam acar? Cukup kupas kemudian  potong sedikit ujung-ujungnya. Lumayan, masih memiliki khasiat antikanker walau tidak sebagus kalau dihancurkan.

Potensi Bahaya

Mudah sekali bukan, menggunakan bawang putih untuk pencegahan dan pengobatan kanker? Harganya murah dan mudah didapat pula. Tetapi waspadalah, bukan berarti bawang putih boleh dikonsumsi sembarangan. Jangan mengira bahwa semakin banyak mengkonsumsi bawang putih semakin baik hasilnya.

Dosis yang disarankan untuk konsumsi bawang putih adalah 4-5 gram bawang putih segar/hari (kira-kira 1-2 siung). Kalau terlalu banyak, selain menimbulkan bau tidak sedap pada nafas dan kulit, kadang menimbulkan alergi, gangguan pencernaan (muntah, diare, iritasi, produksi gas berlebihan), asma bronkial, dermatitis, mengurangi kadar protein dan kalsium dalam darah, juga mengurangi produksi sperma.

Terlalu banyak bawang putih meningkatkan resiko perdarahan karena kemampuannya dalam mencegah pembekuan darah. Karena itu pada penderita yang hendak atau baru saja menjalani pembedahan, konsumsi bawang putih sebaiknya dibatasi.

Bawang putih juga meningkatkan kerja enzim-enzim dalam hati untuk membuang racun dari dalam tubuh. Pada orang sehat kemampuan ini sangat bermanfaat, tetapi hati-hatilah, dia juga bisa membuang obat-obat yang Anda telan dan obat-obat kemoterapi . Pengobatan Anda menjadi sia-sia, bukan? Karena itu, kalau Anda ingin menambah konsumsi bawang putih atau menggunakan produk suplemennya, konsultasilah dulu dengan dokter.

Catatan:
Bawang merah dan bawang bombay juga memiliki manfaat antikanker, jadi perlakukanlah sama dengan bawang putih dalam proses memasaknya
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.